Kamis, 11 Oktober 2012

Laporan Kegiatan

  KONKERPROV IV DAN RAKORPIMPROV II
PGRI PROVINSI JAWA BARAT
MASA BAKTI XX TAHUN 2008 - 2013
                                                                Bandung 7-8 Oktober 2012
 Photo bersama  Gubernur Jawa Barat,Ketua PGRI Jawa Barat,Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi.

Alhamdulilah puji serta syukur saya panjatkan ke Hadirat Allah SWT atas curahan rahmat,nikmat dan karunianya saya dapat mengikuti kegiatan Konkerprov IV dan Rakorpimprov II PGRI Provinsi Jawa Barat Masa Bakti XX Tahun 2008 - 2013 yang dilaksanakan di Bandung pada hari Minggu - Senin tanggal 7 - 8 Oktober 2012 bertempat di Hotel Panghegar Bandung.Tulisan ini saya buat sebagai laporan kegiatan kepada Ketua PGRI Cabang Tegalbuleud yang telah menugaskan saya sebagai peserta utusan dari Pengurus PGRI Cabang Kecamatan Tegalbuleud masa bakti xx tahun 2010 - 2015.Tulisan inipun sebagai bentuk terima kasih saya kepada Pengurus PD PGRI Kabupaten Sukabumi dan PD PGRI Provinsi Jawa Barat yang telah sukses menyelenggarakan Konkerprov IV dan Rakorpimprov II tahun 2012.
Dalam laporan ini saya sampaikan kronologis kegiatan dari mulai berangkat dari rumah,selama kegiatan hingga pulang sampai kerumah.Dengan laporan ini semoga Ketua dan seluruh Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Tegal akan menjadi tahu sehingga sekecil apapun semoga informasi ini ada manfaat nya,Amin!
Bapak dan Ibu Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Tegalbuleud masa bakti XX tahun 2010 - 2012 yang saya hormati.Keberangkatan saya ke Bandung untul mengikuti Konkerprov dan Rakorpimprov PGRI Jawa Barat Tahun 2012 adalah melaksanakan tugas dari Ketua Cabang PGRI dan Wakil Ketua Cabang PGRI Kecamatan Tegalbuleud yang karena berbagai hal beliau berdua berhalangan mengikuti kegiatan tersebut.
Atas perintah tersebut maka pada hari Sabtu sore tanggal 6-10-2012 jam 16.00 WIB saya berangkat dari rumah menuju Wisma PGRI Kabupaten Sukabumi.Saya berangkat berdua bersama Pak Cucu Samsu,S.Pd.,M.Pd yang juga ikut kegiatan Konkerprov dan Rakorpimprov PGRI sebagai peserta dari Pengurus PGRI Kabupaten Sukabumi karena beliau menjabat sebagai Pengurus PGRI Kabupaten Sukabumi yaitu sebagai Sekbid Komunikasi dan Informasi.Kami sampai di gedung Wisma PGRI Kabupaten Sukabumi pada jam 19.00 WIB.

Kami bermalam di Wisma PGRI dan akan melanjutkan perjalanan ke bandung shubuh pada jam 04.30 WIB.Banyak peserta dari kecamatan lain yang juga menginap di Wisma PGRI.Kami berempat berangkat ke Bandung dengan mmenggunakan kendaraan dinas Pengurus PGRI Kabupaten Sukabumi sementara yang lain berangkat dengan kendaraan pribadi mamsing-mamsing..Hanya butuh 3 jam diperjalanan tepatnya pada jam 07.30 WIb kami sampai di Gedung Pakuan yang merupakan kompllek kediaman Gubernur Jawa Barat.Ketika kami tiba sudah hadir pula peserta dari Kabupaten Bogor dan Subang.Sementara acara rencana akan dimulai pada jam 09.00 WIB maka masih  banyak waktu buat saya untuk beristirahat sambil melihat-lihat komplek kediaman Gubernur sambil beberapa kali mengambil gambar untuk dokumentasi.Berada di komplek Pakuan merupakan pengalam pertama bagi saya sehingga ada perasaan syukur dihati saya berkat kegiatan konprov dan Rakorpimprop PGRI Jawa Barat saya berkesempatan menjadi tahu sedikit banyak hal ikhwal tentang komplek kediaman Gubernur Jawa Barat.
Jam 09.00 acara dimullai dengan photo bersama dengan Gubernur Jawa Barat dan Ketua PGRI Jawa Barat.Kabupaten Bogor mendapatkan giliran pertama untuk photo bersam dilanjutkan Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sukabumi mendapat giliran ke 3 untuk phtoto bersama dengan Gubernur dan Ketua PGRI Jawa Barat.Kegiatan Photo bersama diatur dalam beberapa sesion dan setiap sesion masing-masing 4 kabupaten kota.Peserta yang telah photo bersama selanjutnya menuju ruang pembukaan yang berada di dalam yang meruapakan lapangan Olah raga yang telah ditata sedemikian rupa sehingga tampak indah dan nyaman.Sambil menunggu sesion photo bersama usai kami disuguhi berbagai atraksi seperti Persembahan Paduan Suara PGRI Provinsi Jawa Barat,Alunan Arumba,dan sajian kesenian perwakilan peserta.Dari Kabupaten Sukabumi juga sempat tampil Bapak Asep Durahman melantunkan lagu Widuri yang cukup menghibur juga.
Acacra Upacara Pembukaan dimulai jam 11.00 WIB.Acara selengkapnya adalah sebagai berikut :
a. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
b. mengheningkan Cipta
c. Menyanyikan Lagu Mars PGRI
d. Menyanyikan Lagu Hymne PGRI
e. Ikrar Guru Indonesia
f. Laporan Ketua PGRI Prov.Jawa barat
g. Sambutan Ketua Umum PB-PGRI
h. Sambutan Gubernur Jawa Barat sekaligus membuka resmi acara Konkerprov IV dan Rakorpimprov II PGRI Provinsi Jawa Barat masa bakti xx tahun 2008 - 2013.
h. Do'a
Pada kegiatan menyanyikan Indonesia Raya diikuti oleh seluruh peserta sedankan sedangkan lagu Mars PGRI dan Hymne PGRI dinyanyikan oleh team Paduan Suara PGRI Provinsi Jawa Barat.Ikrar Guru Indonesia dibacakan oleh bapak Dede Hidaya,M.Pd.Laporan Ketua PGRI Jawa Barat oleh bapak drs,H.K.Edi Permadi.M.M.Pd dan sambutan Ketua Umum PB-PGRI disampaikan oleh bapak Dr.H.Sulistyo.M.Pd.Sambutan Gubernur disampaikan oleh bapak H.ahmad Heryawan.LC dan do'a dipimpin oleh bapak Drs.H.endun Sudarman.M.M.Pd.
Dalam laporan Ketua PGRI Jawa Barat,Drs.H.K.Edi Permadi,M.M.Pd menyampaikan beberapa hail diantaranya :
*Ucapan selamat kepada Pemerintah Jawa
   Barat menyandang predikat Wajar Tanpa
   Pengecualian ( WTP ).dalam pengelolaan
   keuangan.
* Ucapan terimakasih kepada Gubernur Jawa
   Barat atas perhatian dan kesungguhannya
   dalam dunia pendidikan yang dibuktikan
   dengan pembangunan 6000 RKB ditahun
    2011 dan 6000 RKB ditahun 2012,Penyaluran
    Dana Bos Prov untuk Pendidikan
    Dasar,Bantuan Siswa Miskin
Pendidikan Dasar,Bantuan Guru Honorer 45 milyar ditahun 2011 dan 46 milyar ditahun 2012 serta bantuan operasional Organisasi PGRI,Bantuan pembangunan Gedung PGRI Jawa Barat Rp,3,5 Milyar.
* Sikap PGRI dalam hiruk pikuk politik adalah PGRI bersifat,Unitaristik,Independen dan Non partai politik namun tidak berarti buta politik.
* Ajakan kepada anggota PGRI untuk berdemokrasi secara santun dan cerdas.
* Memperkenankan Gubernur untuk memberikan sambutan dan sekaligus membuka secara resmi acara Konkerprov IV dan Rakorpimprov II PGRI Jawa Barat Masa Bakkti XX tahun 2008 - 2013.


Ketua Umum PB-PGRI Dr.Sulistiyo,M.Pd pada sambutannya menyampaikan :
* Ucapan selamat kepada Pengurus PGRI Jawa Barat yang mampu menyelenggarakan Konkerprov dan Rakorpimprov tahun 2012.
* Ada beberapa kebijakan pendidikan yang masih kurang sejalan dengan upaya peningkatan mutu guru bahkan membuat guru tertekan.
* Usulan kepada pemerintah untuk mengadakan pembinaan dan pelayanan kepada guru yang lebih baik.Usulan peningkatan profesi guru diawali dengan Uji kompetensi yang bertujuan untuk pemetaan kompetensi guru dalam rangka untuk pembinaan guru secara tepat sasaran dimasa datang.
* Usulan agar guru yang diangkat sebagai pengawas dan penilik dapat dihargai sebagai guru untuk menghindari krisis Pengawas dan Penilik.Agar hak-hak guru dan pengawas tidak hilang.
* Kode etik guru agar dilaksanakan serius mulai Januari 2013.
* PGRI menyiapkan Dewan Kehormatan PGRI untuk perlindungan guru.
* Penekanan agar anggota PGRI solid dalam mencapai tujuan-tujuan Organisasi
* Pembinaan Kepribadian dan sosial guru.
Sedangkan Gubernur Jawa Barat dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal diantaranya :
* Ucapan selamat datang kepada Pengurus
    PGRI Jawa barat,Dewan Kehormatan
    PGRI,Dewan Penasihat PGRI,Ketua PGRI
    kabupaten Kota se-Jawa Barat dan Ketua
    Cabang PGRI Kecamatan se-Jawa barat.
* Acara harus sederhana sesuai moto pola
    hidup sederhana,tetapi Cita-cita tidak boleh
    sederhana.
* Semua program khususnya program
    pendidikan merupakan bentuk silaturahmi
   Gubernur.
* Keberkahan berbagai bentuk perlu disyukuri,salah satu nya adalah ketentraman batin,sehingga
   semoga semua mendapatkan ketentraman batin.
* Titip sampaikan salam kepada seluruh Anak didik dan seluruh orang tua wali siswa.
* Penjelasan sejarah singkat komplek gedung Pakuan.
* Harapan agar gedung pakuan jadikan tempat pembeljaran bagi semua.
* Harapan PGRI tetap solid dan mamju tetap berjuang mencapai tujuan organisasi.
* Harapan dari PGRI terbangun Gennerasi Yang Gemilang yaitu generasi yang berkarakter,yakni
    bermoral dan berkarakter profesional.
* Tanamkan kejujuran sebagai hal utama dan pertama sebagai bekal generasi yang bermoral dan
    profesional.
* Sebagai Pemerintah akan memperhatikan guru sebagai ujung tombak pembangunan pendidikan.
* Mendorong agar pendidikan tidak terkontaminasi oleh kepentingan politik lokkal maka
   pendidikan dikembalikan ke pusat.
* Jadikan PGRI tempat diskusi dalam penguasaan IT
* Bantuaan dana untuk oprasional Pengurus PGRI Jawa Barat dan Pengurus PGRI
   Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat.
* Pada pukul 12.00 WIB secara resmi membuka kegiatan Konkerprov IV dan Rakorpimprov II PGRI
   Jawa Barat.
Pada pukul 14.30 Peserta mmenuju tempat kegiatan yaitu di Hotel Grand Royal Panghegar Bandung.Kegiatan lengkap serta materi serapannya adalah sebagai berikut :
I.Jadwal Kegiatan

Minggu 7 Oktober 2012 :
09.00 - 10.00 Registrasi peserta
10.00 - 12.30 Upacara Pembukaan
12.30 - 13.30 Soliskan
13.30 - 14.30 Check in Grand Royal Panghegar
15.00 - 17.30 Rapat pleno I :
                      - Pengesahan Jadwal Acara dan Tata Tertib
                      - Laporan Pengurus PGRI Jawa Barat
                      - Laporan Pengurus PGRI Kabupaten / Kota
                      - Pandangan Umum
17.30 - 19.00 Soliskan
19.00 - 20.30 Rapat Pleno II : Strategi Perjuangan dan Sikap Politik PGRI oleh Dr.H.Sulistyo,M.Pd
20.30 - 22.00 Rapat Pleno III :
                      - Laporan Sidang Komisi
                      - Pengesahan Keputusan-kepurusan Konkerprov IV

Senin 8 Oktober 2012 :
07.30 - 09.00 Rapat pleno IV : DKGI dan Kode Etik oleh Prof.Dr.Ing Wardiman Djoyonegoro
09.00 - 10.30 Kebijakan Kemenag Dalam Bidang Pendidikan oleh Direktur Kemenag RI
10.30 - 11.30 Upacara Penutupan

Materi Serapan :
a. Strategi Perjuangan dan Sikap Politik PGRI disampaikan Oleh Ketua Umum PB PGRI : 
STRATEGI  PERJUANAGAN
Strategi Internal, strategi perjuangan yang menekankan pada pelaksanaan program  membangun kekuatan dari dalam diri organisasi, yaitu membangun PGRI sebagai organisasi yang kuat serta organisasi profesi guru yang bermartabat. 
Strategi Eksternal, strategi perjuangan dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang melibatkan dan berkaitan  dengan pihak luar organisasi.
Strategi Internal
1.Membangun PGRI yang Kuat, Demokratis, Independen, dan Bermartabat 
2.Mewujudkan PGRI sebagai Organisasi Profesi Guru Indonesia seperti yg dimaksud dlm UU 
    No. 14/2005 ttg Guru dan Dosen 
3.Menyerap dan Memperjuangkan Aspirasi seluruh Guru, Pendidik,   dan Tenaga KependidikanOrganisasi Profesi Guru
  1.Anggota 
  2.Pengurus dan Kantor Sekretariat 
  3.Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga- Independen. 
  4.Alat Kelengkapan Organisasi (DKGI dan LKBH) 
  5.Kode Etik/Etika Profesi 
  6.Iuran (Pendanaan
  7.Mampu melaksanakan Fungsi dan Kewenangan
 Anggota Organisasi Profesi Guru
  Guru wajib menjadi anggota organisasi profesi 
 •Sistem keanggotaan tidak otomatis, mendaftarkan diri secara aktif. 
 •Tidak mengikuti keanggotaan ganda. 
 •Dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA), tercatat. 
 •KTA untuk kepentingan kepegawaian dan persyaratan penerimaan hak. 
 •Anggota PGRI sekitar 3.465.235 orang, sekitar 95 % jumlah guru di Indonesia. 
   Independen
  Mandiri, tidak di bawah kekuasaan pihak lain, tidak bernanung di bawah kekuatan lain. 
 •PGRI unitaristik, independen, dan nonpartai politik. 
 •PGRI menempatkan posisinya sejajar dengan pihak lain. 
 •PGRI bukan oposisi, tetapi mitra.
   Fungsi PGRI (Organisasi Profesi Guru)  
1.Memajukan profesi, 
2.Meningkatkan kompetensi, 
3.(Meningkatkan) Karier, 
4.(Meningkatkan) Wawasan Kependidikan, 
5.(Memberikan) Perlindungan Profesi 
6.(Meningkatkan) Kesejahteraan, dan 
7.(Melaksanakan) Pengabdian Masyarakat 
Program Pelatihan Profesi
  Pelatihan Guru Kelas 
 •Pelatihan Guru Bidang Studi 
 •Pelatihan Guru BK 
 •Pelatihan Dosen 
 •Pelatihan Kepemimpinan Kepala Sekolah 
 •Pelatihan Pengawas Sekolah 
 •Pelatihan Pamong dan  Penilik PNF 
 •Pelatihan  Laboran, Pustakawan, TAS 
 •Pelatihan Birokrasi Pendidikan
Pelatihan Berjenjang (Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota)
 Guru Wajib Memiliki:
 Kualifikasi akademik, 
Kompetensi,
Sertifikat pendidik,
Sehat jasmani dan rokhani, dan
Memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional
 Agenda Kegiatan PGRI
  Rapat Koordinasi Nasional  dan Latihan Kepemimpinan  PGRI 
 •Rapat Kerja DKGI dan LKBH PGRI 
 •PORSENI PGRI dan Lokakarya Guru Olah Raga dan Seni 
 •Rakernas YPLP/PPLP 
 •Latihan Kepemimpinan dan Rakornas 
 •HUT PGRI 
 •ACT dan PGN 
 •Konkernas V PGRI 
 •Kongres XXI PGRI
Program/Strategi Internal (3)
Menyerap dan Memperjuangkan Aspirasi seluruh Guru, Pendidik,  dan Tenaga Kependidikan 
  Usul PGRI: Bidang Politik
1.Mendesak pemerintah untuk melakukan kajian dan evaluasi otonomi pendidikan secara komprehensif dan melibatkan pakar pendidikan dan pihak terkait. Apakah msh perlu otonomi atau sentralisasi. 
2.Guru dikelola oleh unit utama. Badan pengembangan SDM pendidikan dan PMP dimaksimalkan sesuai kesepakan bersama antara Komisi X, Mendiknas, dan PB PGRI, serta sambutan presiden pada HGN 2010
3.  Perbaikan sistem pembayaran dana BOS, DAK, dan tunjangan profesi guru, subsidi tunjangan fungsional (bagi guru non-PNS), dan dana tambahan penghasilan bagi guru yg belum mendapat TPG. 
4.Mendesak lahirnya peraturan ttg Penetapan Penghasilan Minimal Guru (Khususnya Guru Non-PNS) dan Pelaksanaannya (PP tentang PTT). 
 Agenda Prioritas PGRI: Peningkatan Profesi
1.Mendorong Peningkatan Kinerja Guru, Dosen, dan Tenaga Kependidikan 
2.Mendorong Terwujudnya  Peningkatan Profesionalisme Guru dan Dosen 
3.Mendorong Peningkatan Kinerja Pejabat Birokrasi Pendidikan, KS, Pengawas, dan Penilik NF. 
4.Agar seluruh guru/dosen diuji kompetensinya (evaluasi guru, satuan pendidikan, pembinaan dari daerah, LPTK; pemetaan, pembinaan)
Usul PGRI: Guru Honorer
1.Yang memenuhi syarat diangkat menjadi PNS 
2.Yang tidak memenuhi syarat tetapi dibutuhkan diangkat menjadi PTT, dengan penghasilan minimal 
3.Mengikuti sertifikasi, memperoleh TPG 
4.Memperoleh subsidi tunjangan fungsional 
5.Secara kepegawaian diperlakukan setara dengan guru PNS
Usul PGRI: Kepala Sekolah 
1.Kepala Sekolah adalah Guru yang Mendapat Tugas Tambahan 
2.Standardisasi Sistem Seleksi dan Pengangkatan Kepala Sekolah 
3.Evaluasi Sistem Mutasi Kepala sekolah 
4.Peningkatan Tunjangan Kepala Sekolah 
5.Pembinaan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Sekolah  
Uusul PGRI: Pengawas Sekolah dan Penilik PNF
1.Guru yang mendapat tugas tambahan 
2.Sistem pengangkatannya berbasis mutu/profesionalitas 
3.BUP 60 tahun 
4.Disertifikasi dan memperoleh TPG 
5.Tunjangan Fungsional/Pendidikan yang lebih besar dari guru 
6.Memperoleh bantuan transportasi 
7.Pembinaan dan Pelatihan
 Strategi Eksternal
  Strategi perjuangan yang berkaitan dengan pihak ketiga (pihak luar) untuk mencapai tujuan organisasi, agenda oranisasi, secara efektif, berkenaan dengan banyaknya persoalan guru, tenaga kependidikan, dan pendidikan.
Agenda Jangka Pendek PGRI (1) 
1.Beban  Kerja 24 Jam (Permendiknas Diperpanjang dan Diperbaiki; PP 74/2008 direvisi) 
2.PP Penyelesaian Guru Honorer 
3.PP  tentang PTT/GTT 
4.Penyelesaian Pengangkatan Guru Bantu 
5.Perbaikan Penyaluran BOS (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA) 
6.Kenaikan Tunjangan Kepala Sekolah, Pengawas, Penilik, Kepala UPTD
 Agenda Jangka Pendek (2)

7. Penyelesaian Permasalahan Korban Politik
8.  Guru Kementrian Agama (Dana Tambahan, Sertifikasi, Fungsional)
9.  Pembayaran dan Pemenuhan Tunjangan Khusus
10.Evaluasi Permenpan dan RB No. 16/2009
 Agenda Jangka Pendek (3)
11. Usul ttg sertifikasi 
a.Kuota diperbesar, tahun 2015 selesai, penetapan peserta adil 
b.Sertifikasi Dosen dan GPAI ditinjau kembali & usul penambahan kuota sertifikasi. 
c.Sertifikasi Penilik 
d.Pembayaran tunjangan profesi ditertibkan, dilakukan melalui/bersamaan pembayaran gaji 
e.Tahun 2016 seluruh guru sdh menerima tunjangan profesi
 Agenda Khusus PGRI (1)
1.Perbaikan Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas)
2.Politik Guru Nasional
3.Perbaikan Sistem Pembinaan Guru
4.PP ttg Penyelesaian Tenaga Honorer, Penghasilan Minimal Guru non-PNS
5.Anggaran Pendidikan  Minimal 20 %
6.Implementasi UUGD dan PP Guru serta PP Dosen
7.  PP tentang Tenaga Kependidikan
8.  Sistem Penggajian Khusus Guru
9.Gaji Minimal Rp 2.500.000,00/bulan
10.PP tentang Perlindungan Guru
11. Sistem ujian (Ujian Nasional) yg benar
12. Penempatan Guru PNS di Sekolah Swasta
Sikap Politik PGRI 
Konkernas III PGRI di Gorontalo tahun 2011 lalu, telah menetapkan makna nonpolitik praktis adalah bahwa:
(a)PGRI bukan partai politik dan tidak mendirikan partai politik,
(b)Pengurus PGRI tidak boleh merangkap menjadi pengurus partai politik,
(c)pengurus partai politik tidak boleh menjadi pengurus PGRI,
(d)Anggota PGRI dapat menjadi pengurus partai politik,
(e)Pengurus PGRI dapat menjadi anggota partai politik,
(f)pengurus partai politik dapat menjadi anggota PGRI, 
 (g) PGRI dapat bekerja sama dengan partai politik, 
(h) pengurus dan/atau angota PGRI dapat menjadi angota DPRRI, DPDRI, dan DPRD, 
(i) dalam pemilihan umum, baik pemilihan presiden/wakil presiden, gubernur/wakil gubernur, walikota/wakil walikota, bupati/wakil bupati, dan calon anggota legislatif, PGRI bersifat netral, 
(j) Anggota PGRI mendukung calon yang dimaksud pada butir h yang berpihak kepada pendidikan dan guru yang dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. Kerja sama  
PGRI harus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, prinsip simbiosis mutualisme. 
Kerja sama bukan formalitas 
Banyak dana CSR yang bisa dimanfaatkan 
Kerja sama bisa berlingkup nasional, bisa perprovinsi
Peningkatan Kerjasama 
PGRI harus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, prinsip simbiosis mutualisme. 
Kerja sama bukan formalitas 
Banyak dana CSR yang bisa dimanfaatkan 
Kerja sama bisa berlingkup nasional, bisa perprovinsi
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar